This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label pemrograman java. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemrograman java. Tampilkan semua postingan

6 Desember 2011

Mempercantik Form Aplikasi dengan Menambahkan Background Image

 Beberapa hari yang lalu, ketika mengerjakan project aplikasi desktop dengan menggunakan aplikasi NetBeans IDE 7.0.1, banyak dari teman-teman kuliah menanyakan bagaimana cara menambahkan background image pada form agar kelihatan lebih menarik dan atraktif. Mungkin beberapa teman-teman sudah tahu caranya, tetapi bagi teman-teman yang yang belum tahu caranya, tidak ada salahnya untuk mambaca tulisan saya ini sampai habis, bahkan ada yang bilang kalau background imagenya sudah tampil, tapi backgroundnya tidak bisa di tumpuk dengan palette-palette yang lain. Nah, pada kesempatan ini saya akan membagi pengalaman saya yaitu bagaimana cara mempercantik form dengan menambahkan background image. Oke,,,Langsung saja ke topik permasalahan.



1. Pertama-tama buka dulu aplikasi NetBeansnya.

2. Buat Project, caranya klik File lalu pilih New Project.

3. Pilih Java Desktop Application, lalu klik Next.

4. klik Next lagi.

kli
5. Kemudian pada steps Name and Location, pada bagian Project Name ketikkan nama project sesuai dengan keinginan anda. Pada contoh ini saya beri nama Aplikasi. Setelah itu klik Finish.


6. Pada bagian ini, Anda sudah memiliki sebuah project dengan nama Aplikasi.


7.Setelah membuat project, kini saatnya membuat Form baru. Caranya yaitu klik kanan pada package Aplikasi, klik New lalu pilih jFrame Form.


8. Isikan nama kelasnya pada bagian Class Name sesuai dengan keinginan Anda. Pada contoh ini, pada bagian Class Name saya isikan Form1. Kalau sudah lalu klik Finish.


9. Sebuah form pun tercipta, kemudian klik kanan pada bagian jPanel lalu klik Set Layout kemudian pilih Null Layout.


10. Untuk memasukan background, sebelumnya tambahkan Label dulu. Label ini yang nantinya akan diisi gambar untuk backgrounnya.


11. Kemudian klik kanan tepat pada Label yang sudah ditambahkan tadi, kemudian klik Properties.


12. Setelah itu akan muncul jendela Properties untuk label.  Kemudian masukkan gambar, caranya  klik Browse pada bagian Icon.




13. Kemudian untuk memasukan gambarnya klik Import to Project.


14. Kemudian pilih gambar yang akan digunakan sebagai background, lalu klik Next.


15. Kemudian Klik Finish.


16. Gambar pun sudah siap untuk tampil, lalu klik OK


17. Background image pun sudah ditambahkan pada form, tinggal atur ukurannya sesuai dengan keinginan Anda. Setelah itu, jalankan filenya,


Selesai sudah untuk permasalahan ini,  kemudian untuk kelengkapan-kelengkapan lainnya seperti Label, Text Field dan Button sudah bisa ditambahkan di atas background yang baru saja dibuat.

Selamat mencoba, semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa menjadi insfirasi bagi teman-teman sekalian. Dan tidak lupa juga, kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan  untuk menyempurnakan tulisan-tulisan saya.
Terima Kasih.....




1 Desember 2011

Program Menampilkan Bilangan Faktorial

Pada kesempatan ini saya akan coba membuat sebuah program untuk menghitung bilangan faktorial, dimana sebuah bilangan akan di inputkan dari  keyboard, kemudian bilangan itu akan diproses untuk dicari faktorialnya. Untuk lebih jelasnya perhatikan potongan program di bawah ini.
import java.io.*;

public class Faktorial{
                public static void main(String[] args)throws Exception{
                                InputStreamReader key = new InputStreamReader(System.in);
                                BufferedReader input = new BufferedReader(key);

String n;
int i,j,k=1;

System.out.print("Masukkan Nilai = ");
n=input.readLine();
j=Integer.parseInt(n);
System.out.print(j +" "+"!=");
for(i=j;i>=1;i--){
                System.out.print(i);
                if(i>1)
                     System.out.print("x");
                     k=k*i;
}
System.out.print("\n");
System.out.println(j+ " " +"!="+" "+k);
}
}




Output :
init:
deps-jar:
compile-single:
run-single:
Masukkan Nilai = 3 !=3x2x1
3 != 6
BUILD SUCCESSFUL

Perbedaan Class dengan Objek

Object adalah sesuatu yang bisa dianalogikan dengan benda, orang, tempat, kejadian atau konsep-konsep yang ada di dunia nyata yang digunakan pada perangkat lunak atau sistem informasi. Contohnya kampus, gedung, mahasiswa, kuliah, registrasi, pembayaran dan yang lainnya.Disamping itu Object juga merupakan realisasi dari sebuah class. Ketika kita membuat sebuah class, tidak berarti kita membuat sebuah object. Bayangkan jika kita menjadi seorang dewa. Lalu kita menentukan bahwa ada jenis makhluk bernama Sapi di bumi. Hal ini dapat disamakan dengan kita membuat sebuah class bernama sapi. Ketika kita menciptakan seekor sapi, seekor sapi itulah yang disebut object.

Objek dalam konsep OOP masih memiliki keadaan dan sifat seperti halnya objek di dunia nyata, karena pada dasarnya objek dalam OOP merupakan representasi dari dunia nyata. Objek dalam OOP merepresentasikan keadaan melalui variabel, sedangkan sifatnya direpresentasikan menjadi method. Method merupakan suatu fungsi (sub-routine) yang berhubungan dengan objek.Definisi: “objek merupakan penggabungan variabel-variabel dan method-method yang berhubungan dengannya.”Setiap objek bisa dibedakan antara satu dengan yang lainnya. Misalnya, objek mobil bisa dibedakan berdasarkan merknya. Objek hewan bisa dibedakan berdasarkan jenis dan ciri fisiknya. Walaupun objek tersebut bernama sama, tetapi masih tetap bisa dibedakan. Misalnya, objek mobil Kijang bisa dibedakan berdasarkan nomor rangka, warna, tahun keluaran, tipe, nomor polisi, dan sebagainya. Objek kucing bisa dibedakan dari warna dan corak bulunya. Bahkan dua orang yang kembar pun masih bisa dibedakan satu sama lainnya, misalnya dengan nama atau ciri tertentu yang spesifik dan juga sifatnya. Konsep “pembedaan” ini disebut dengan konsep identitas.
Sedangkan class adalah kumpulan/himpunan objek dengan atribut/properti yang mirip, prilaku yang mirip, serta hubungan dengan object yang lain dengan cara yang mirip. Class hampir serupa dengan structure, namun bedanya adalah class dapat memiliki fungsi di dalamnya. Jadi, class adalah beberapa variabel dan fungsi/method yang dikelompokkan di dalam sebuah nama. Variabel-variabel tersebut biasa disebut field dan biasanya merupakan atribut dari class tersebut. Fungsi/method adalah aksi yang dapat dilakukan oleh class tersebut. Class juga merupakan suatu konsep yang lebih tinggi lagi hierarkinya dari objek yang dihasilkan dari proses generalisasi objek-objek yang memiliki beberapa ciri yang sama. Dalam OOP, kelas merupakan suatu hasil pemodelan fakta-fakta dari suatu objek yang berguna bagi suatu aplikasi yang diprogram. Proses pemodelan fakta-fakta tersebut disebut dengan abstraksi.
Jadi, dari penjelasan itu dapat disimpulkan perbedaan antara objek dengan class yaitu Kelas adalah sesuatu yang menjelaskan ciri-ciri secara umum dari suatu objek, termasuk apa-apa yang bisa dilakukan objek tersebut. Sedangkan objek adalah keadaan tertentu dari suatu kelas, atau sering juga disebut dengan instans dari kelas.
Untuk lebih jelasnya perbedaan antara objek dan class dapat dicontohkan sebagai berikut:
“Seekor kucing Persia memiliki empat ekor anak.”
Kalimat tersebut mengisyaratkan bahwa kucing Persia merupakan kelasnya, sedangkan anak-anaknya merupakan objek. Dengan kata lain, jika seekor kucing Persia tersebut memiliki empat anak, berarti dia telah membuat empat buah objek (instans) dari kelas kucing Persia. Setiap anak kucing memiliki cirinya tersendiri. Ada yang berbulu putih, kuning hitam, atau campuran hitam kuning. Selain itu ada yang memiliki ekor panjang sempurna, panjang bengkok, pendek, ekor “keriting”, dan sebagainya. Dan jenis kelaminnya juga ada beberapa yang jantan dan ada juga yang betina. Tetapi walaupun berbeda dalam hal ciri-ciri fisiknya, harus diingat bahwa semuanya tetaplah kucing Persia.

Apa itu OOP

OOP atau kepanjangan dari Object Oriented Programming adalah sebuah cara pandang( paradigma ) dalam memecahkan masalah di dunia nyata dianalogikan kedalam bentuk object dan struktur data yang didalamnya terdapat kumpulan item data disebut variable dan method/fungsi yang saling berinteraksi dalam sebuah struktur program. OOP  juga merupakan paradigma pemrograman yang popular saat ini yang telah menggantikan teknik pemrograman berbasis prosedur. OOP ini dikembangkan pada permulaan tahun 1970. Pemrograman Berorientasi Objek (Object Oriented Programming/OOP) merupakan pemrograman yang berorientasikan kepada objek, dimana semua data dan fungsi dibungkus dalam class-class atau object-object. Setiap object dapat menerima pesan, memproses data, mengirim, menyimpan dan memanipulasi data. Beberapa object berinteraksi dengan saling memberikan informasi satu terhadap yang lainnya. Masing-masing object harus berisikan informasi mengenai dirinya sendiri dan dapat dihubungkan dengan Object yang lain. Jadi, secara mudah OOP dapat disimpulkan sebagai suatu teknik atau metode untuk menangani kompleksitas pembuatan program. Jika mengikuti aturan-aturan dalam metode tersebut maka program yang dibuat akan lebih mudah dikembangkan.

30 November 2011

Sebelum Belajar Java - Apa Itu Objek?


Dalam pemrograma berorientasi objek, objek adalah entitas dasar saat runtime. Pada saat kode program di eksekusi, objek berinteraksi satu sama lain tanpa harus mengetahui detil data atau kodenya. Interaksi antar objek ini dilakukan menggunakan suatu message. Objek memiliki suatu siklus hidup, yaitu diciptakan, dimanipulasi, dan dihancurkan.

Sekarang yang menjadi pertanyaanadalah bagaimana menciptakan objek, memeriksa tipe objek, dan menghapus objek? Berikut ini adalah penjelasannya :

a. Menciptakan Objek
    Untuk menciptakan sebuah objek, maka operator yang digunakan adalah operator “new”. Contoh :

ContohKelas ck = new ContohKelas();
Atau
getData(new ContohKelas() );

b. Memeriksa Tipe Objek
Untuk mengetahui tipe suatu objek pada saat runtime maka dapat menggunakan fungsionalitas operator “instanceof”, operator ini akan mengembalikan nilai true jika tipe objek sesuai, dan akan mengembalikan nilai false jika tipe objek tidak sesuai.

c. Menghapus Objek
Java menggunakan teknik yang dikenal sebagai garbage collection untuk menghapus objek-objek yang sudah tidak diperlukan.dengen demikian, kita tidak perlu khawatir akan terjadinya kebocoran memori. Garbage collector mampu mengidentifikasi kapan suatu objek dialokasikan dan kapan ia tidak digunakan lagi.